Alkisah Seorang Putri Raja
Alkisah tentang seorang Raja yang memiliki putri cantik jelita, ingin menikah, namun sang putri memiliki kriteria tertentu untuk sang calon suaminya.Maka Sang Raja mengadakan sayembara, barang siapa yang bisa memenuhi semua syarat yang diminta sang putri maka dialah yang berhak meminang sang Putri.Hal hasil banyaklah Pageran-pangeran dari negeri sebrang ingin mengadu nasib, karena kecantikan sang putri memang terkenal hingga seantero jagad. Syarat tersebut adalah :“ Mampu Memenuhi hasrat Dirinya “, -namun yang menjadi pertanyaan Pangeran-pangeran tersebut adalah Hasrat apakah tersebut, karena sang putri tidak memberikan clue atau petunjuk kaya pak Harto-.Maka terjadi pembicaraan antar Pangeran tersebut. Pangeran dari Afrika berkata :Pasti Hasrat tersebut adalah mampu memuaskan dirinya diRanjangSang Pangeran sesumbar pokeke dalam Lima menit Dia Sudah KO. Lain Halnya dengan Pangeran dari Syria dia Berkata :Melihat Keangunan dan kecantikan sang Putri pasti Hasrat tersebut adalah Kemewahan Saya akan bawakan Jamrud yang termahal di Negeri saya. Begitu pula Pangeran dari Negeri Sudan dia mengatakan :Melihat kecerdasan dan Kemahiran Sang Putri pasti hasrat tersebut adalah mengalahkannya dalam hal berargumentasi, saya akan memberinya sebuah argumentasi yang pasti sang Putri tidak dapat membantahnya. Namun Pangeran Dari Negeri Melayu dengan nada yang lemah dan nyaris tak terdengar, karena sudah termakan Provokasi dari Pageran-pangeran tersebut berkata.Di Negeri saya tidak ada yang bisa dibanggakan, semuanya serba sulit, jangankan emas dan jamrudKadang – kadang untuk makanpun susah. dengan gontai dia mengatakan yach kita lihat saja Nanti. Maka Pada Hari H-nya sayembara tersebut majulah Pangeran dari AfrikaMelihat kecantikan dan kemolekan tubuh sang Putri jangankan main diranjang sang Pangeran baru memandangnya setengah Menit sudah tidak mampu menahan nafsunya,hingga dia KO di Detik ke tiga puluh.Begitu pula dengan Pangeran Dari Syria dia membawakan Jamrud yang terbesar dan termahal yang pernah dilihat Orang, namun sayang sang Putri adalah sang putri yang kekayaan Negerinya jauh Lebih Hebat dari Pangeran syria, sehingga jamrud yang dibawa tidak lebih besar dan mahal dari Yang dimiliki sang Putri.Pulanglah sang pangeran dengan tangan Hampa.Lain halnya dengan pangeran dari Sudan, dengan penuh keyakinan dan PD yang tinggi dia mulai berargumentasi singkat cerita memang Pangeran ini ahli dan ulung dalam hal berargumentasi, sehingga hampir saja sang putri mengalami kekalahan, namun dengan kecerdikan dan kecerdasan sang putri akhirnya Pangeran dari Sudan mengakui kekalahannya.Kemudian hadirlah pangeran dari Melayu dengan Langkah Gontai dan muka tertunduk DiamDengan rendah diri dia berkata “Maaf sang Putri melihat pangeran –pangeran terdahulu yang sudah rontok berguguran rasanya hamba tidak bisa memenuhi syarat sayembara tersebut, namun hamba punya satu pertanyaan “Hasrat Apakah Gerangan yang Tuan Putri Kehendaki”, dengan nada Riang Gembira sang Putri Mengatakan ‘ Hasrat Tersebut adalah ‘Menanyakan Kepada Dirinya Hasrat Apakah Gerangan yang saya Kehendaki’ . maka Pangeran dari Melayu ini mempersunting sang Putri karena memenangkan sayembara tersebut. “well kadang-kadang memang kita terlalu jauh dan Bangga memikirkan hal-hal yang susah dan Hebat-hebat, namun terlalu malu untuk bertanya, makanya mumpung masih bisa sebaiknya kita bertanya dulu sebelum berbuat”
Belum ada komentar.